Ingatlah Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Melihat Apa-apa yang Kita Kerjakan!!!

***... UPDATE TERBARU ...***

Friday, December 9, 2011

Crystal Report 7.01

Crystal Report adalah sebuah software untuk membuat laporan pada sebuah progran yang khususnya pada pemrograman visual basic 6.0...selain itu mungkin ada tapi pada saat ini saya belum mempelajarinya lebih dalam...untuk mendownload software Crystal Report 7.01 bisa langsung di download di sini....

Thursday, November 17, 2011

Apache2triad

Apache2Triad adalah setumpuk WAMP distribusi perangkat lunak dari beberapa server yang paling populer open source dan interpreter untuk mengembangkan dan menyediakan konten web menggunakan windows, yaitu pemrograman dan webhosting.. mau sofwarenya download disini

MySQL Connector ODBC 3.51

ga pake kata2 indah...cukup sesuai pengalaman saya aja.....silahkan download MySQL Connector ODBC 3.51 untuk Koneksi database yang dibuat di PHP MyAdmin.........download...

MySQL Yog Enterprise

Susah cari Sofware MySQL Yog Enterprise saya hanya ingin berbagi yang mudah didownload..sekali klick pasti dapet sofwarenya......silahkan klick untuk download..

Monday, November 14, 2011

Cara Menghadapi Orang yang Sedang Marah

Sering kita baca atau lihat di media, permasalahan kecil yang menyebabkan kemarahan salah satu atau dua belah mengakibatkan kejadian yang cukup fatal, seperti adu fisik, pemukulan, bahkan hingga pembunuhan. Alangkah sayangnya bila kejadian tersebut berulang kali timbul, hanya karena persoalan sepele. Oleh karena itu, perlu trik-trik tertentu agar persoalan kecil yang menyebabkan kemarahan tidak menimbulkan kejadian fatal. Langkah-langkah atau trik-trik yang dapat digunakan menghadapi orang marah antara lain:

1. Diam dan perhatikan apa yang diucapkan

Orang dalam keadaan marah akan melontarkan apa saja yang ada dalam benaknya, ibarat muntahan lahar gunung berapi. Oleh sebab itu, jangan sekali-sekali langsung menanggapi, karena api akan semakin membesar dan dapat menyulut pertempuran, tidak hanya adu mulut, tetapi juga adu fisik, bahkan nyawapun jadi taruhan. Diam dan perhatikan apa isi lontaran kemarahan tersebut, renungkan sesaat, dan jangan ambil tindakan apapun, kecuali orang tersebut memulai tindakan fisik terlebih dahulu. Kalaupun ada tindakan lebih kepada membela diri, bukan menyerang orang tersebut.

2. Temukan Letak Kesalahan

Setelah memerhatikan dan merenungkan lontaran kemarahan orang tersebut, temukan letak kesalahan, apakah pada diri kita atau pada orang tersebut. Bila kesalahan terjadi pada diri kita, segeralah minta maaf setelah orang tersebut selesai melontarkan kemarahannya, kemukakan alasan secukupnya, tidak perlu penjelasan yang bertele-tele, karena kesalahan kita akan dikejar terus. Misalnya, kita terlambat menyerahkan barang/kiriman karena jalanan macet, cukup minta maaf dan sampaikan terjadi kemacetan. titik. tidak perlu dijelaskan kenapa macet dan sebagainya, karena akan dikejar pertanyaan yang tidak akan pernah selesai, contohnya kenapa tidak dari pagi?, atau kenapa tidak naik motor?

Namun bila kesalahan terjadi pada orang marah tersebut, kita juga tidak perlu langsung menanggapi. cukup dengarkan dulu, setelah suasana dingin, baru kita klarifikasi atau kita jelaskan bahwa letak kesalahan bukan pada diri kita, melainkan pada situasi yang tidak memungkinkan, jangan langsung menyalahkan yang bersangkutan. Misalnya kita diperintahkan mengirim barang oleh orang tersebut, padahal bukan wewenangnya. Ketika orang tersebut marah, sampaikan saja bahwa pengiriman barang harus seizin orang yang berwenang (apakah atasannya, atau orang lain yang punya otoritas), bukan orang yang bersangkutan.

3. Selesaikan Masalah Sendiri atau Melalui Pihak Ketiga

Apabila situasi memungkinkan, selesaikan masalah dengan segera, agar tidak menimbulkan beban baik bagi diri kita atau bagi orang yang sedang marah tersebut. Sedapat mungkin tidak melewati hari karena hanya akan menambah beban pikiran dan perasaan. Apabila memang sulit dipecahkan, ajaklah pihak ketiga yang dikenal oleh kita maupun orang yang bersangkutan, serta memiliki wibawa dan dihargai oleh kedua belah pihak. Biarlah pihak ketiga yang menjelaskan duduk persoalan dan menerangkan akar permasalahan kepada kedua belah pihak. Selesaikan dengan kepala dingin dan keikhlasan kedua belah pihak.

4. Tinggalkan

Apabila masih tidak terpecahkan juga, walaupun melalui pihak ketiga, sebaiknya tinggalkan dan hindari saja orang tersebut. Cari kegiatan atau pekerjaan lain yang tidak berhubungan langsung dengan orang tersebut. Buang jauh-jauh masalah tersebut dan jangan lagi muncul dalam pikiran kita. Fokuskan perhatian pada masa depan, tidak perlu menengok ke belakang lagi.

5. Serahkan kepada yang Berwajib (bila perlu)

Apabila masalah tetap berlanjut dan situasi makin panas, bahkan cenderung kontak fisik dan membahayakan keselamatan diri dan keluarga kita, jalan terakhir adalah melapor dan minta perlindungan kepada yang berwajib, dalam hal ini adalah Polisi atau aparat pemerintah setempat. Jangan sekali-kali kita selesaikan secara fisik tanpa ada perlindungan yang berwajib, karena malah bisa menjadi bumerang bagi diri kita sendiri. Bisa-bisa kita yang diciduk ke penjara gara-gara permasalahan orang lain.

Wednesday, November 9, 2011

Kunci Folder Kita

"My lockbox" ...Sofware ini saya dapat dari sebuah web yang sudah cukup lama...tp masih berfungsi dengan baik ... sofware ini dapat mengunci folder pribadi kita yang tidank ingin diberitahukan atau dibaca oleh orang lain sekali pun orang terdekat kita....bagi yang ingin memiliki sofware ini silahkan download disini My LockBox

Cara instal.....:
* Klick 2 kali pada My LockBox
* dan ikutin deh instalasi selanjutnya...tinggal next next j ko...mudahkan....hehehe....

Monday, October 10, 2011

ASUS A43E

Harga  :   ......... (Call..)
Spesifikasi...!!!

Prosesor    Intel® Core™ i3 2330M/2310M Processor
Intel® Pentium® Dual-Core B950/B800 Processor
Chipset    Intel® HM65 Express Chipset
Memori    DDR3 1333 MHz SDRAM, 2 GB, 2 x SO-DIMM socket for expansion up to 8 G SDRAM
Display    14.0" 16:9 HD (1366x768) LED Backlight
Grafis    Integrated Intel® HD Graphics 3000
NVIDIA® GeForce® GT 520M 1GB DDR3 VRAM
Storage    2.5" SATA
500GB 5400rpm
320GB 5400rpm
Drive Optik    Super-Multi DVD
Card Reader    3 -in-1 card reader ( SD/ MS/ MMC)
Kamera    0.3 Mega Pixel Fixed web camera
Networking    Terintegrasi 802.11 b/g/n
Terintegrasi Bluetooth™ V2.1+EDR (Optional)
10/100/1000 Base T
Interface    1 x Microphone-in jack
1 x Headphone-out jack
1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor
1 x USB 3.0 port(s)
3 x USB 2.0 port(s)
1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert
1 x HDMI
Audio    Built-in Speakers And Microphone
SonicFocus
Speaker Altec Lansing®
Baterai    6Cells : 5200 mAh 56 Whrs
Adaptor Daya    Output :
19 V DC, 3.42 A, 65 W
Input :
100 -240 V AC, 50/60 Hz universal
Dimensi    34.8 x 24.2 x 2.95 ~3.48 cm (WxDxH)
Berat    2.44 kg (dengan baterai 6 cell)
Jaminan    2 tahun garansi hardware global. *berbeda di setiap negara
1 tahun garansi baterai
Resolusi masalah secara on-line melalui tampilan antarmuka web (BIOS, update Driver)
Konsultasi install/uninstall Sistem Operasi (Windows® 7 )
Konsultasi install/uninstall perangkat lunak yang terpaket
Perangkat lunak pendukung ASUS

Sunday, October 2, 2011

Materi & Latihan Delphi

Guys neh ada materi pertemuan 4 dst sama latihannya silahkan download yh....klick here Materi&Latihan

Tuesday, September 27, 2011

Download Delphi 7.0

Duh pelajaran di perkuliahan semester ini ada Delphi 7.0 tapi ga punya sofwarenya....mungkin itu yang ada dibenak kalian..weitz tenang Wan ..Ane punya solusinya yaitu sofware Delphi 7.0 yang bisa langsung di download di blog ini....
untuk download silahkan klik Button di menu download Sofware yang ada disebelah kiri layan anda "Delphi 7.0" atau bisa langsung klik  ambil sofware .... Zay's

Wednesday, September 21, 2011

Cara Bergabung Dengan Yahoo Groups

Bagaimana Sich Cara Bergabung dengan Maillissssss.....or yahoo group...bagi temen2 yang belum tau ane kasih ne Filenya....semoga Bermanfaat....
Silahkan Download Di Sini

Sunday, September 18, 2011

Bebas Quota Pake Kartu 3

Gimana sih caranya biar kuota kita tidak habis-habis setelah dipakai dengan Kartu 3....ini dia ada sofware yang membantu agar kuota kita tidak habis-habin silahkan download di sini


NB : saya posting setelah saya coba....dan kuota hanya berkurang sedikit..tapi kalo download program or file pasti berkurang kuotanya...

Thursday, September 8, 2011

Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM .. .

  1. Bank Syariah Mandiri  **
  2. Bank Mandiri **
  3. Bank BCA **
  4. Bank Bukopin **
  5. Bank Mega Syariah **
  6. Bank Permata **
  7. Bank Danamon **
  8. Bank CIMB Niaga **

Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM

Bank PERMATA


Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM

Bank MEGA SYARIAH


Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM

Bank MANDIRI


Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM

Bank DANAMON


Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM

Bank CIMB NIAGA


Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM

Bank BUKOPIN


Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM

Bank BCA

Cara Bayar Kuliah BSI Via ATM

Bank Syariah Mandiri



Sunday, September 4, 2011

Cinta Kepada Rosulullah SAW....

Apa yg kita lakukan jika kita mencintai Rasulullah Shollallahu a'laihi wassallam ?, yaitu :


  1. Mentaati beliau shallallahu alaihi wasalam dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Pecinta sejati Rasul shallallahu alaihi wasalam manakala mendengar Nabi shallallahu alaihi wasalam memerintahkan sesuatu akan segera menunaikannya. Ia tak akan meninggalkannya meskipun itu bertentangan dengan keinginan dan hawa nafsunya. Ia juga tidak akan mendahulukan ketaatannya kepada isteri, anak, orang tua atau adat kaumnya. Sebab kecintaannya kepada Nabi shallallahu alaihi wasalam lebih dari segala-galanya. Dan memang, pecinta sejati akan patuh kepada yang dicintainya. Adapun orang yang dengan mudah-nya menyalahi dan meninggalkan perintah-perintah Nabi shallallahu alaihi wasalam serta menerjang berbagai kemungkaran maka pada dasarnya dia jauh lebih mencintai dirinya sendiri. Sehingga kita saksikan dengan mudahnya ia meninggalkan shalat lima waktu, padahal Nabi shallallahu alaihi wasalam sangat meng-agungkan perkara shalat, hingga ia diwasiatkan pada detik-detik akhir sakaratul mautnya. Dan orang jenis ini, akan dengan ringan pula melakukan berbagai larangan agama lainnya. Na'udzubillah min dzalik.
  2. Menolong dan mengagungkan beliau shallallahu alaihi wasalam . Dan ini telah dilakukan oleh para sahabat sesudah beliau wafat. Yakni dengan mensosialisasikan, menyebarkan dan mengagungkan sunnah-sunnahnya di tengah-tengah kehidupan umat manusia, betapapun tantangan dan resiko yang dihadapinya. 
  3. Tidak menerima sesuatupun perintah dan larangan kecuali melalui beliau shallallahu alaihi wasalam , rela dengan apa yang beliau tetapkan, serta tidak merasa sempit dada dengan sesuatu pun dari sunnah-nya . Adapun selain beliau, hingga para ulama dan shalihin maka mereka adalah pengikut Nabi shallallahu alaihi wasalam .Tidak seorang pun dari mereka boleh diterima perintah atau larangannya kecuali berdasarkan apa yang datang dari Nabi shallallahu alaihi wasalam . 
  4. Mengikuti beliau shallallahu alaihi wasalam dalam segala halnya. Dalam hal shalat, wudhu, makan, tidur dsb. Juga berakhlak dengan akhlak beliau shallallahu alaihi wasalam dalam kasih sayangnya, rendah hatinya, kedermawanannya, kesabaran dan zuhudnya dsb. 
  5. Memperbanyak mengingat dan shalawat atas beliau shallallahu alaihi wasalam . Mengharapkan bisa mimpi melihat beliau, betapapun harga yang harus dibayar. Dalam hal shalawat Nabi shallallahu alaihi wasalam bersabda:  "Barangsiapa bershalawat atasku sekali, niscaya Allah bershalawat atasnya sepuluh kali." (HR. Muslim)".Adapun bentuk shalawat atas Nabi shallallahu alaihi wasalam adalah sebagaimana yang beliau ajarkan. Salah seorang sahabat bertanya tentang bentuk shalawat tersebut, beliau menjawab: "Ucapkanlah: ( Ya Allah, bershalawatlah atas Muhammad dan keluarga Muhammad)." (HR. Al-Bukhari No. 6118, Muslim No. 858)". 
  6. Mencintai orang-orang yang dicintai Nabi shallallahu alaihi wasalam . Seperti Abu Bakar, Umar, Aisyah, Ali radhiallahu anhum dan segenap orang-orang yang disebutkan hadits bahwa beliau shallallahu alaihi wasalam mencintai mereka. Kita harus mencintai orang yang dicintai beliau dan membenci orang yang dibenci beliau shallallahu alaihi wasalam . Lebih dari itu, hendaknya kita mencintai segala sesuatu yang dicintai Nabi, termasuk ucapan, perbuatan dan sesuatu lainnya. 
 
http://www.lailahaillallah.com/I_F_A/blog/jika-kita-cinta-rasulullah-shollallahu-a-laihi-wassallam/

Tuesday, July 5, 2011

PLPG IV 2011


Bagi Bapak/Ibu Guru yang mau download 

Nama Peserta PLPG IV silahkan klick disini 

dan 

yang mau download undangannya disini

sumber : http://asg.unj.ac.id/

Thursday, June 30, 2011

Pengumuman Regristasi 2011/2012 BSI

Nomor         :   0918/2.02/AMIK BSI/VI/2011                                                                             Jakarta, 21 Juni 2011
Lamp           :   1 (Satu) Lembar
Hal              :   Pembayaran Kuliah, Daftar Ulang,
                        dan Ujian Her Semester Ganjil 2011/2012

Kepada Yth.

Mahasiswa/i  AMIK BSI

Di tempat

Dengan hormat,
Sesuai dengan kalender akademik AMIK BSI tahun 2011/2012 dan demi kelancaran proses perkuliahan pada Semester Ganjil 2011/2012, maka perlu diinformasikan antara lain: pembayaran kuliah, daftar ulang, pengumuman UAS, ujian her, dll. Adapun pembayaran kuliah/daftar ulang harus dilakukan pada tanggal                   8 Agustus s/d 6 September 2011 dengan perincian berikut:

Angkatan
Biaya kuliah
Total
2009 & 2010 (Pagi)
      Rp.    980.000,-
      Rp.    980.000,-
2009 & 2010 (Malam)
Rp. 1.180.000,-
      Rp. 1.180.000,-
2011 ( Pagi )
Rp. 1.180.000,-
      Rp. 1.180.000,-
2011 (Malam)
Rp. 1.480.000,-
      Rp. 1.480.000,-

Hal-hal yang perlu mendapat perhatian mahasiswa AMIK BSI adalah:
1.        Pembayaran biaya kuliah harus melalui ATM Bank yang ditunjuk (BCA, CIMB Niaga, Bukopin, Mandiri, Danamon, Permata, Syariah Mandiri, Mega Syariah), Internet Banking & M Banking (tgl. 8 Agustus s/d 6 September 2011) dengan mencantumkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) secara  lengkap. Tidak diperkenankan membayar dengan slip setoran bank maupun segala jenis transfer bank ataupun transfer melalui ATM (prosedur pembayaran lihat lampiran).
2.        Proses Pembayaran kuliah melalui ATM di Bank yang ditunjuk atau Internet Banking tersebut secara otomatis akan menyebabkan mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan telah melakukan daftar ulang (registrasi).
3.        Pengumuman hasil Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap 2010/2011 mulai tanggal                              13 Juli 2011, dan dapat diakses melalui internet (http://www.bsi.ac.id), serta melalui SMS (Satelindo/Indosat, Telkomsel) & IVR.
4.        Jadwal tentang ujian her, adalah:
a.        Pendaftaran ujian her dilakukan melalui web BSI pada tanggal  13 s/d 20 Juli 2011.
b.        Kartu Peserta Ujian Her (KPUH) dapat dicetak melalui web BSI pada tanggal 29 Juli 2011.                              
c.        Pelaksanaan ujian her pada tanggal 2 s/d 11 Agustus 2011.
d.        Pengumuman hasil ujian her dapat dilihat mulai tanggal 22 Agustus 2011  melalui web BSI.
5.        Pengumuman hasil restrukturisasi kelas dan pengumuman jadwal kuliah Semester Ganjil 2011/2012 pada tanggal  14 September 2011 melalui internet (http://www.bsi.ac.id), dan SMS.
6.        Perkuliahan teori dan Praktikum Semester Ganjil 2011/2012 akan dimulai pada tanggal                                                19 September 2011.

PENTING UNTUK DIPERHATIKAN

1.        Keterlambatan proses pembayaran kuliah/daftar ulang (registrasi) akan menyebabkan terhambat dan kacaunya sistem alokasi dosen, prediksi tentang jadwal kuliah, jadwal praktikum, restrukturisasi kelas, absensi mahasiswa, absensi praktikum, dll. Oleh karena itu, apabila sampai batas tanggal                                          6 September 2011, Saudara belum melakukan pembayaran kuliah/daftar ulang (registrasi),                    maka Saudara diharuskan mengajukan (mengurus) cuti akademik sampai dengan tanggal                                       26 September 2011.
2.        Mahasiswa yang tidak melakukan proses pembayaran kuliah/daftar ulang (registrasi) Semester Ganjil 2011/2012 dan tidak pula melakukan pengurusan cuti akademik sampai 26 September 2011 dinyatakan mengundurkan diri/drop out (DO).
3.     Bagi mahasiswa Diploma Tiga  angkatan 2008 dan angkatan sebelumnya, diharuskan untuk tetap melakukan daftar ulang (registrasi) selama mahasiswa yang bersangkutan belum lulus. Mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang (regitrasi), tidak dapat melakukan bimbingan Tugas Akhir, ujian her dan kegiatan akademik lainnya.

Agar menjadi perhatian seluruh mahasiswa, dan untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Administrasi atau Halo BSI – 8000063.


AMIK BSI
Direktur

                                                                                                                                                                   ttd


Ir. Naba Aji Notoseputro

Friday, June 17, 2011

Tutorial VB, PHP dll...

http://josescalia.blogspot.com/2009/05/buat-yang-kesulitan-dengan-dbgrid32.html

Sunday, May 22, 2011

Upgrade(Ganti) Hardisk Notebook (Laptop)

http://artikelzein.blogspot.com
Ga usah neko-neko langsung aja saya akan membahas cara apgrade Hardisk Nootbook (Laptop) Acer Aspire 4720Z. Harddisk bawaannya sebesar 80Gb dan akan diupgrade menjadi 250Gb  dan yang lama dijadiin harddisk eksternal. Setelah semua perlengkapan tersedia langsung operasi aja untuk upgrade harddisk laptop.
 Yang pertama buka dulu pelindungnya, yang pasti langsung terlihat tuh component didalemnya ada processor, north bridge, RAM, dan harddisk, kecuali WLAN yang diletakkan tidak dalam satu wadah.

 Ikuti gambar ini  untuk upgrade harddisk laptop :

 Keterangan gambar
Lepas penyangga harddisk dengan laptop
Geser ke arah kiri untuk melepas harddisk, geser ke arah kanan untuk memasang harddisk kembali
Lepas harddisk lama dari laptop
Lepas penyangga pada harddisk
Ganti dengan harddisk yang baru, jangan lupa pasang kembali penyangga harddisknya, dan hubungkan ke mainboard. Kencangkan semua mur dan tutup kembali pelindung hardware
Nyalakan komputer dan cek BIOS, harddisk baru sudah dikenali apa belum, gambar yang diberi kotak merah menandakan harddisk berhasil dikenali oleh BIOS
Tips upgrade harddisk laptop
Sebelum Anda melakukan upgrade harddisk, pastikan tipe harddisk yang Anda gunakan terlebih dahulu, apakah ATA atau SATA, biasanya bisa dilihat pada stiker yang tertempel di laptop, bisa juga dilihat pada dos laptop atau website resminya. Beberapa merk laptop biasanya menggunakan converter khusus (terpisah) untuk menghubungkan antara harddisk dengan mainboard laptop (contoh pada laptop Compaq). Nah pada kasus upgrade harddisk laptop milik teman saya, converternya sudah ada dalam mainboardnya, jadi lebih mudah untuk melakukan proses upgrade.
Laptop HARUS dalam keadaan MATI pada saat proses upgrade hardware berlangsung
From : http://masiqbal.net/upgrade-harddisk-laptop.php

Cara Memperbaiki Hardisk


Secara awam mungkin sulit untuk memperbaikinya, tetapi secara teknis harddisk yang rusak bisa diperbaiki, tergantung level kerusakannya.

Cerita dikit tentang Harddisk
Saya membagi harddisk menjadi 4 level, ini berdasarkan riset dan pengalaman saya pribadi selama menangani kerusakan harddisk.

Level 1
Kerusakan yg terjadi pada level ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector.
ü  Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yg akan diformat). /C digunakan untuk mebersihkan cluster yg rusak.
ü  Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk.
ü  Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan software HDDREG , silahkan download di internet programnya.
ü  Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File.
ü  Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.

Level 2
Kerusakan yang terjadi pada level 2 adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh virus atau kesalahan menggunakan program utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
ü  Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
ü  Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.

Level 3
Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan error pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.

Level 4
Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini level yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.
ü  Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
ü  Mengganti IC pada mainboard Harddisk
ü  Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
ü  Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya.

Semoga ini bisa jadi referensi tambahan buat kalian yang ingin mencoba memperbaiki harddisk.

Friday, May 20, 2011

Sejarah Singkat Wali Songo

Heritage Of Java
http://www.artikelzein.blogspot.com
Mei, 21 2011
Senja hampir bergulir di Desa Gapuro, Gresik, Jawa Timur, menjelang bulan Ramadhan itu. Tak ada angin. Awan seperti berhenti berarak. Batu pualam berukir kaligrafi indah itu terpacak bagaikan saksi sejarah. Itulah nisan makam almarhum Syekh Maulana Malik Ibrahim, yang wafat pada 12 Rabiul Awal 822 Hijriah, atau 8 April 1419. Di latar nisan itu tersurat ayat suci Al-Quran: surat Ali Imran 185, Ar-Rahman 26-27, At-Taubah
21-22, dan Ayat Kursi. Ada juga rangkaian kata pujian dalam bahasa Arab bagi Malik Ibrahim: ''Ia guru yang dibanggakan para pejabat, tempat para sultan dan menteri meminta nasihat. Orang yang santun dan murah hati terhadap fakir miskin. Orang yang berbahagia karena mati syahid, tersanjung dalam bidang pemerintahan dan agama.'' Demikian terjemahan bebas inskripsi di nisan pualam makam berbangun lengkung menyerupai
kubah itu. Dalam beberapa sumber sejarah tradisional, Syekh Maulana Malik Ibrahim disebut sebagai anggota Wali Songo, tokoh sentral penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Sejarawan G.W.J. Drewes menegaskan, Maulana Malik Ibrahim adalah tokoh yang pertama-tama dipandang sebagai wali di antara para wali. ''Ia seorang mubalig paling awal,'' tulis Drewes dalam bukunya, New Light on the Coming of Islam
in Indonesia. Gelar Syekh dan Maulana, yang melekat di depan nama Malik Ibrahim, menurut sejarawan Hoessein Djajadiningrat, membuktikan bahwa ia ulama besar. Gelar tersebut hanya diperuntukkan bagi tokoh muslim yang punya derajat tinggi. Sekalipun Malik Ibrahim tidak termasuk dalam jajaran Wali Songo, masih menurut Hoessein, jelas dia adalah seorang wali. Adapun istilah Wali Songo berasal dari kata ''wali'' dan ''songo''. Kata wali berasal dari bahasa Arab, waliyullah, orang yang dicintai Allah --alias kekasih Tuhan. Kata songo berasal dari bahasa Jawa, yang berarti sembilan.
Ada wali yang termasuk anggota Wali Songo --yang terdiri dari sembilan orang-- dan ada wali yang bukan anggota ''dewan'' Wali Songo. Konsep ''dewan wali'' berjumlah sembilan ini diduga diadopsi dari paham Hindu-Jawa yang berkembang sebelum masuknya Islam. Wali Songo seakan-akan dianalogikan dengan sembilan dewa yang bertahta di sembilan penjuru mata angin. Dewa Kuwera bertahta di utara, Isana di timur laut. Indra di timur, Agni di tenggara, dan Kama di selatan. Dewa Surya berkedudukan di barat daya, Yama di barat, Bayu, atawa Nayu, di barat laut, dan Siwa di tengah. Para wali diakui sebagai manusia yang dekat dengan Tuhan. Mereka ulama besar yang menyemaikan benih Islam di Jawadwipa.
Figur para wali --sebagaimana dikisahkan dalam babad dan ''kepustakaan'' tutur-- selalu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang dahsyat. Namun, hingga sekarang, belum tercapai ''kesepakatan'' tetang siapa saja gerangan Wali nan Sembilan itu. Terdapat beragam-ragam pendapat, masing-masing dengan alasannya sendiri. Pada umumnya orang berpendapat, yang terhisab ke dalam Wali Songo adalah: Syekh Maulana
Malik Ibrahim alias Sunan Gresik, Raden Rakhmad alias Sunan Ampel, Raden Paku alias Sunan Giri, Syarif Hidayatullah alias Sunan Gunung Jati, Raden Maulana Makdum Ibrahim alias Sunan Bonang, Syarifuddin alias Sunan Drajat, Jafar Sodiq alias Sunan Kudus, Raden Syahid alias Sunan Kalijaga, dan Raden Umar Sayid alias Sunan Muria. Namun, komposisi Wali nan Sembilan ini juga punya banyak versi. Prof. Soekmono dalam
bukunya, Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia, Jilid III, tidak memasukkan Syekh Maulana Malik Ibrahim dalam jajaran Wali Songo. Guru besar sejarah kebudayaan Universitas Indonesia itu justru menempatkan Syekh Siti Jenar, alias Syekh Lemah Abang, sebagai anggota Wali Songo. Sayang, Soekmono tak menyodorkan argumentasi mengapa Maulana Malik Ibrahim tidak termasuk Wali Songo. Ia hanya menyebut Syekh Siti Jenar sebagai tokoh sangat populer. Siti Jenar dihukum mati oleh Wali Songo, karena dinilai menyebarkan ajaran sesat tentang jubuhing kawulo Gusti (bersatunya hamba dengan Tuhannya), yang dapat mengguncang iman orang dan menggoyahkan syariat Islam. Selain itu, Wali Songo juga ditafsirkan sebagai sebuah lembaga, atau dewan dakwah. Istilah sembilan dirujukkan dengan sembilan fungsi koordinatif dalam lembaga dakwah itu. Teori ini diuraikan dalam buku Kisah Wali Songo; Para Penyebar Agama Islam di Tanah Jawa karya Asnan Wahyudi dan Abu Khalid. Kedua penulis itu merujuk pada kitab Kanz Al-'ulum karya Ibn Bathuthah. Mereka menjelaskan, sebagai lembaga dewan dakwah, Wali Songo paling tidak mengalami lima kali pergantian anggota. Pada periode awal, anggotanya terdiri dari Maulana Malik Ibrahim, Ishaq, Ahmad Jumad Al-Kubra, Muhammad Al-Magribi, Malik Israil, Muhammad Al-Akbar, Maulana Hasanuddin, Aliyuddin, dan Syekh Subakir.
Pada periode kedua, Raden Rakhmad (Sunan Ampel), Sunan Kudus, Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati), dan Sunan Bonang masuk menggantikan Maulana Malik Ibrahim, Malik Israil, Ali Akbar, dan Maulana Hasanuddin --yang wafat. Pada periode ketiga, masuk Sunan Giri, menggantikan Ishaq yang pindah ke Pasai, Aceh, dan Sunan Kalijaga menggantikan Syekh Subakir yang pulang ke Persia.
Pada periode keempat, Raden Patah dan Fatullah Khan masuk jajaran Wali Songo. Kedua tokoh ini menggantikan Ahmad Jumad Al-Kubra dan Muhammad Al-Magribi yang wafat. Sunan Muria menduduki lembaga Wali Songo dalam periode terakhir. Ia menggantikan Raden Patah, yang naik tahta sebagai Raja Demak Bintoro yang pertama. Analisis tersebut secara kronologis mengandung banyak kelemahan. Contohnya Sunan Ampel, yang diperkirakan wafat pada 1445. Dalam versi ini disebutkan, seolah-olah Sunan Ampel masih hidup sezaman dengan Sunan Kudus, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kalijaga, dan Sunan Muria. Padahal, Sunan Kudus hidup pada 1540-an.
Adapun Sunan Bonang dan Sunan Drajat adalah putra Sunan Ampel. Sunan Bonang merupakan
guru Sunan Kalijaga, yang berputra Sunan Muria. Bagaimana mungkin Sunan Ampel hidup
sezaman dengan Sunan Muria? Lagi pula, tokoh Wali Songo yang disebut dalam buku ini --
Aliyuddin, Ali Akbar, dan Fatullah Khan-- bukan wali terkenal di Jawa.
Nama mereka jarang ditemukan dalam historiografi tradisional, baik berupa serat maupun babad.
Padahal, di Jawa terdapat puluhan naskah kuno berupa babad, hikayat, dan serat, yang
mengisahkan para wali. Sebagian besar babad juga menggambarkan, Wali Songo hidup dalam
kurun waktu yang bersamaan.
Para wali, menurut versi babad, dikisahkan sering mengadakan pertemuan di Masjid Demak dan
Masjid ''Sang Cipta Rasa'' (Cirebon). Di sana mereka membicarakan berbagai persoalan
keagamanan dan kenegaraan. Kisah semacam ini, antara lain, dapat dibaca di Babad Demak,
Babad Cirebon, dan Babad Tanah Jawi.
Babad Cirebon, misalnya, mewartakan bahwa pada 1426, para wali berkumpul di Gunung Ciremai.
Mereka mengadakan musyawarah yang dipimpin Sunan Ampel, membentuk ''Dewan Wali Songo''.
Sunan Gunung Jati ditunjuk selaku wali katib, atau imam para wali. Anggotanya terdiri dari Sunan
Ampel, Syekh Maulana Magribi, Sunan Bonang, Sunan Ngudung alias Sunan Kudus, Sunan
Kalijaga, Sunan Muria, Syekh Lemah Abang, Syekh Betong, dan Sunan Majagung.
Ditambah dengan Sunan Gunung Jati, jumlah wali itu malah menjadi 10 orang. Nama-nama Wali
Songo yang tertulis di Babad Cirebon tersebut berbeda dengan yang tersurat di Babad Tanah Jawi.
Dalam Babad Tanah Jawi, yang berasal dari Jawa Tengah, tidak ditemukan nama Syekh Betong
dan Syekh Majagung. Sebagai gantinya, akan dijumpai nama Sunan Giri dan Sunan Drajat.
Tapi, peran Wali Songo jelaslah tak sebatas di bidang keagamaan. Mereka juga bertindak selaku
anggota dewan penasihat bagi raja. Bahkan, Sunan Giri membentuk dinasti keagamaan, dan
secara politis berkuasa di wilayah Gresik, Tuban, dan sekitarnya. Ia mengesahkan penobatan Joko
Tingkir sebagai Raja Pajang bergelar Sultan Hadiwijaya, setelah kekuasaan Raja Demak surut.
Di luar Wali Songo, ada puluhan tokoh penyebar agama Islam di Jawa yang juga dianggap sebagai
wali. Hanya, biasanya mereka berkuasa di kawasan tak seberapa luas. Sunan Tembayat, misalnya,
dikenal sebagai pedakwah di Tembayat, sebuah wilayah kecamatan di Kabupaten Klaten, Jawa
Tengah. Ia dilegendakan sebagai murid Sunan Kalijaga.
Sunan Tembayat adalah Adipati Semarang yang termasyhur dengan nama Ki Ageng Pandanarang.
Berdasarkan cerita babad yang dikutip H.J. De Graaf dan T.H. Pigeuad, Pandanaran meninggalkan
singgasananya lantaran gandrung akan ajaran Islam yang disampaikan Sunan Kalijaga. Pada 1512,
Pandanarang menyerahkan tampuk pemerintahan kepada adik laki-lakinya.
''Ia bersama istrinya mengundurkan diri dari dunia ramai,'' tulis De Graaf dan Pigeaud dalam buku
Kerajaan Islam Pertama di Jawa. ''Pasangan bangsawan Jawa ini berkelana mencari ketenangan
batin, sembari berdakwah,'' kedua pakar sejarah dari Universitas Leiden, Negeri Belanda, itu
menambahkan.
Usai bertualang, Pandanarang dan istrinya bekerja pada seorang wanita pedagang beras di Wedi,
Klaten. Akhirnya ia menetap di Tembayat sebagai guru mengaji. Di sana selama 25 tahun,
Pandanarang hidup sebagai orang suci dengan sebutan Sunan Tembayat. Ia wafat pada 1537 dan
dimakamkan di situ. Bangunan kompleks makam Sunan Tembayat terbuat dari batu berukir,
menyerupai bentuk Candi Bentar di Jawa Timur dan pura di Bali.
Pada prasasti makam Sunan Tembayat tertulis, makam ini pertama kali dipugar pada 1566 oleh
Raja Pajang, Sultan Hadiwijaya. ''Kemudian, pada 1633, Sultan Agung dari Mataram memperluas
dan memperindah bangunan makam Tembayat,'' tulis De Graaf. Cerita tutur tentang kesaktian
orang suci dari Semarang yang dimakamkan di Tembayat ini, menurut De Graaf, sudah beredar
luas di kalangan masyarakat Jawa sejak pertengahan abad ke-17.
Kisah ini ternukil di naskah klasik karya Panembahan Kajoran dari Yogyakarta, yang ditulis pada
1677. Naskah tersebut pertama kali diteliti oleh D.A. Rinkes pada 1909. Dan kini, bukti sejarah itu
tersimpan di Museum Leiden, Negeri Belanda. ''Dengan begitu, legenda itu punya inti kebenaran,''
tulis De Graaf, yang dijuluki ''Bapak Sejarah Jawa''.
Selain Sunan Tembayat --menurut versi Babad Tanah Jawi-- Sunan Kalijaga juga punya murid lain,
Sunan Geseng namanya. Nama asli petani penyadap nira ini adalah Ki Cokrojoyo. Alkisah, dalam
pengembaraannya, Sunan Kalijaga terpikat suara merdu Ki Crokro yang bernyanyi setelah
menyadap nira.
Kalijaga meminta Ki Cokro mengganti syair lagunya dengan zikir kepada Allah. Ketika Ki Cokro
berzikir, mendadak gula yang ia buat dari nira itu berubah jadi emas. Petani ini heran bukan
kepalang. Ia ingin berguru kepada Sunan Kalijaga. Untuk menguji keteguhan hati calon muridnya,
Sunan Kalijaga menyuruh ki Cokro berzikir tanpa berhenti, sebelum ia datang lagi.
Setahun kemudian, Sunan Kalijaga teringat Ki Cokro. Sang aulia memerintahkan murid-muridnya
mencari Ki Cokro, yang berzikir di tengah hutan. Mereka kesulitan menemukannya, karena tempat
berzikir ki Cokro telah berubah menjadi padang ilalang dan semak belukar. Syahdan, setelah
murid-murid Sunan Kalijaga membakar padang ilalang, tampaklah Ki Cokro sujud ke kiblat.
Tubuhnya hangus, alias geseng, dimakan api. Tapi, penyadap nira ini masih bugar, mulutnya
berzikir komat-kamit. Sunan Kalijaga membangunkannya dan memberinya nama Sunan Geseng.
Ia menyebarkan agama Islam di Desa Jatinom, sekitar 10 kilometer dari kota Klaten arah ke utara.
Penduduk Jatinom mengenal Sunan Geseng dengan sebutan Ki Ageng Gribik.
Julukan itu berangkat dari pilihan Sunan Geseng untuk tinggal di rumah beratap gribik --anyaman
daun nyiur. Menurut legenda setempat, ketika Ki Ageng Gribik pulang dari menunaikan ibadah
haji, ia melihat penduduk Jatinom kelaparan. Ia membawa sepotong kue apem, dibagikan kepada
ratusan orang yang kelaparan. Semuanya kebagian.
Kia Ageng Gribik meminta warga yang kelaparan makan secuil kue apem seraya mengucapkan
zikir: Ya-Qowiyyu (Allah Mahakuat). Mereka pun kenyang dan sehat. Sampai kini, masyarakat
Jatinom menghidupkan legenda Ki Ageng Gribik itu dengan menyelenggarakan upacara ''Ya-
Qowiyyu'' pada setiap bulan Syafar.
Warga membikin kue apem, lalu disetorkan ke masjid. Apem yang terkumpul jumlahnya mencapai
ratusan ribu. Kalau ditotal, beratnya sekitar 40 ton. Puncak upacara berlangsung usai salat Jumat.
Dari menara masjid, kue apem disebarkan para santri sambil berzikir, Ya-Qowiyyu.... Ribuan
orang yang menghadiri upacara memperebutkan apem ''gotong royong'' itu.
Kisah Ki Ageng Gribik hanyalah satu dari sekian banyak mitos tentang para wali. Legenda
keagamaan yang ditulis babad, menurut De Graaf, sedikit nilai kebenarannya. Hanya yang
mengenai wali-wali terkemuka, katanya, ada kepastian sejarah yang cukup kuat. Makam mereka
masih tetap merupakan tempat yang sangat dihormati. Pada kurun abad ke-16 hingga abad ke-17,
keturunan para wali juga memegang peranan penting dalam sejarah politik Jawa.
SELAMA 40 hari, Raden Paku bertafakur di sebuah gua. Ia bersimpuh, meminta petunjuk Allah
SWT, ingin mendirikan pesantren. Di tengah hening malam, pesan ayahnya, Syekh Maulana Ishak,
kembali terngiang: ''Kelak, bila tiba masanya, dirikanlah pesantren di Gresik.'' Pesan yang tak
terlalu sulit, sebetulnya.
Tapi, ia diminta mencari tanah yang sama persis dengan tanah dalam sebuah bungkusan ini.
Selesai bertafakur, Raden Paku berangkat mengembara. Di sebuah perbukitan di Desa Sidomukti,
Kebomas, ia kemudian mendirikan Pesantren Giri. Sejak itu pula Raden Paku dikenal sebagai
Sunan Giri. Dalam bahasa Sansekerta, ''giri'' berarti gunung.
Namun, tak ada peninggalan yang menunjukkan kebesaran Pesantren Giri --yang berkembang
menjadi Kerajaan Giri Kedaton. Tak ada juga bekas-bekas istana. Kini, di daerah perbukitan itu
hanya terlihat situs Kedaton, sekitar satu kilometer dari makam Sunan Giri. Di situs itu berdiri
sebuah langgar berukuran 6 x 5 meter.
Di sanalah, konon, sempat berdiri sebuah masjid, tempat Sunan Giri mengajarkan agama Islam.
Ada juga bekas tempat wudu berupa kolam berukuran 1 x 1 meter. Tempat ini tampak lengang
pengunjung. ''Memang banyak orang yang tidak tahu situs ini,'' kata Muhammad Hasan,
Sekretaris Yayasan Makam Sunan Giri, kepada GATRA.
Syahdan, Pesantren Giri terkenal ke seluruh penjuru Jawa, bahkan sampai ke Madura, Lombok,
Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Menurut Babad Tanah Jawi, murid Sunan Giri juga
bertebaran sampai ke Cina, Mesir, Arab, dan Eropa. Pesantren Giri merupakan pusat ajaran tauhid
dan fikih, karena Sunan Giri meletakkan ajaran Islam di atas Al-Quran dan sunah Rasul.
Ia tidak mau berkompromi dengan adat istiadat, yang dianggapnya merusak kemurnian Islam.
Karena itu, Sunan Giri dianggap sebagai pemimpin kaum ''putihan'', aliran yang didukung Sunan
Ampel dan Sunan Drajat. Tapi, Sunan Kalijaga menganggap cara berdakwah Sunan Giri kaku.
Menurut Sunan Kalijaga, dakwah hendaklah pula menggunakan pendekatan kebudayaan.
Misalnya dengan wayang. Paham ini mendapat sokongan dari Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan
Kudus, dan Sunan Gunung Jati. Perdebatan para wali ini sempat memuncak pada peresmian
Masjid Demak. ''Aliran Tuban'' --Sunan Kalijaga cs-- ingin meramaikan peresmian itu dengan
wayang. Tapi, menurut Sunan Giri, menonton wayang tetap haram, karena gambar wayang itu
berbentuk manusia.
Akhirnya, Sunan Kalijaga mencari jalan tengah. Ia mengusulkan bentuk wayang diubah: menjadi
tipis dan tidak menyerupai manusia. Sejak itulah wayang beber berubah menjadi wayang kulit.
Ketika Sunan Ampel, ''ketua'' para wali, wafat pada 1478, Sunan Giri diangkat menjadi
penggantinya. Atas usulan Sunan Kalijaga, ia diberi gelar Prabu Satmata.
Diriwayatkan, pemberian gelar itu jatuh pada 9 Maret 1487, yang kemudian ditetapkan sebagai
hari jadi Kabupaten Gresik. Di kalangan Wali nan Sembilan, Sunan Giri juga dikenal sebagai ahli
politik dan ketatanegaraan. Ia pernah menyusun peraturan ketataprajaan dan pedoman tata cara
di keraton. Pandangan politiknya pun dijadikan rujukan.
Menurut Dr. H.J. De Graaf, lahirnya berbagai kerajaan Islam, seperti Demak, Pajang, dan
Mataram, tidak lepas dari peranan Sunan Giri. Pengaruhnya, kata sejarawan Jawa itu, melintas
sampai ke luar Pulau Jawa, seperti Makassar, Hitu, dan Ternate. Konon, seorang raja barulah sah
kerajaannya kalau sudah direstui Sunan Giri.
Pengaruh Sunan Giri ini tercatat dalam naskah sejarah Through Account of Ambon, serta berita
orang Portugis dan Belanda di Kepulauan Maluku. Dalam naskah tersebut, kedudukan Sunan Giri
disamakan dengan Paus bagi umat Katolik Roma, atau khalifah bagi umat Islam. Dalam Babad
Demak pun, peran Sunan Giri tercatat.
Ketika Kerajaan Majapahit runtuh karena diserang Raja Girindrawardhana dari Kaling Kediri,
pada 1478, Sunan Giri dinobatkan menjadi raja peralihan. Selama 40 hari, Sunan Giri memangku
jabatan tersebut. Setelah itu, ia menyerahkannya kepada Raden Patah, putra Raja Majapahit,
Brawijaya Kertabhumi.
Sejak itulah, Kerajaan Demak Bintoro berdiri dan dianggap sebagai kerajaan Islam pertama di
Jawa. Padahal, sebenarnya, Sunan Giri sudah menjadi raja di Giri Kedaton sejak 1470. Tapi,
pemerintahan Giri lebih dikenal sebagai pemerintahan ulama dan pusat penyebaran Islam.
Sebagai kerajaan, juga tidak jelas batas wilayahnya.
Tampaknya, Sunan Giri lebih memilih jejak langkah ayahnya, Syekh Maulana Ishak, seorang
ulama dari Gujarat yang menetap di Pasai, kini Aceh. Ibunya Dewi Sekardadu, putri Raja Hindu
Blambangan bernama Prabu Menak Sembuyu. Kisah Sunan Giri bermula ketika Maulana Ishak
tertarik mengunjungi Jawa Timur, karena ingin menyebarkan agama Islam.
Setelah bertemu dengan Sunan Ampel, yang masih sepupunya, ia disarankan berdakwah di daerah
Blambangan. Ketika itu, masyarakat Blambangan sedang tertimpa wabah penyakit. Bahkan putri
Raja Blambangan, Dewi Sekardadu, ikut terjangkit. Semua tabib tersohor tidak berhasil
mengobatinya.
Akhirnya raja mengumumkan sayembara: siapa yang berhasil mengobati sang Dewi, bila laki-laki
akan dijodohkan dengannya, bila perempuan dijadikan saudara angkat sang dewi. Tapi, tak ada
seorang pun yang sanggup memenangkan sayembara itu. Di tengah keputusasaan, sang prabu
mengutus Patih Bajul Sengara mencari pertapa sakti.
Dalam pencarian itu, patih sempat bertemu dengan seorang pertapa sakti, Resi Kandayana
namanya. Resi inilah yang memberi ''referensi'' tentang Syekh Maulana Ishak. Rupanya, Maulana
Ishak mau mengobati Dewi Sekardadu, kalau Prabu Menak Sembuyu dan keluarganya bersedia
masuk Islam. Setelah Dewi Sekardadu sembuh, syarat Maulana Ishak pun dipenuhi.
Seluruh keluarga raja memeluk agama Islam. Setelah itu, Dewa Sekardadu dinikahkan dengan
Maulana Ishak. Sayangnya, Prabu Menak Sembuyu tidak sepenuh hati menjadi seorang muslim. Ia
malah iri menyaksikan Maulana Ishak berhasil mengislamkan sebagian besar rakyatnya. Ia
berusaha menghalangi syiar Islam, bahkan mengutus orang kepercayaannya untuk membunuh
Maulana Ishak.
Merasa jiwanya terancam, Maulana Ishak akhirnya meninggalkan Blambangan, dan kembali ke
Pasai. Sebelum berangkat, ia hanya berpesan kepada Dewi Sekardadu --yang sedang mengandung
tujuh bulan-- agar anaknya diberi nama Raden Paku. Setelah bayi laki-laki itu lahir, Prabu Menak
Sembuyu melampiaskan kebenciannya kepada anak Maulana Ishak dengan membuangnya ke laut
dalam sebuah peti.
Alkisah, peti tersebut ditemukan oleh awak kapal dagang dari Gresik, yang sedang menuju Pulau
Bali. Bayi itu lalu diserahkan kepada Nyai Ageng Pinatih, pemilik kapal tersebut. Sejak itu, bayi
laki-laki yang kemudian dinamai Joko Samudro itu diasuh dan dibesarkannya. Menginjak usia
tujuh tahun, Joko Samudro dititipkan di padepokan Sunan Ampel, untuk belajar agama Islam.
Karena kecerdasannya, anak itu diberi gelar ''Maulana `Ainul Yaqin''. Setelah bertahun-tahun
belajar, Joko Samudro dan putranya, Raden Maulana Makhdum Ibrahim, diutus Sunan Ampel
untuk menimba ilmu di Mekkah. Tapi, mereka harus singgah dulu di Pasai, untuk menemui Syekh
Maulana Ishak.
Rupanya, Sunan Ampel ingin mempertemukan Raden Paku dengan ayah kandungnya. Setelah
belajar selama tujuh tahun di Pasai, mereka kembali ke Jawa. Pada saat itulah Maulana Ishak
membekali Raden Paku dengan segenggam tanah, lalu memintanya mendirikan pesantren di
sebuah tempat yang warna dan bau tanahnya sama dengan yang diberikannya.
Kini, jejak bangunan Pesantren Giri hampir tiada. Tapi, jejak dakwah Sunan Giri masih membekas.
Keteguhannya memurnikan agama Islam juga diikuti para penerusnya. Sunan Giri wafat pada
1506 Masehi, dalam usia 63 tahun. Ia dimakamkan di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten
Gresik, Jawa Timur.
© 2007 heritageofjava.com.

Cara Membuat System Image di Windows 7


Ahmad Zein 21 Mei 2011...
Cara Membuat System Image di Windows 7 ImageHadirnya banyak fitur baru pada windows 7 membuat kita semakin mudah untuk memaksimalkan kinerja sistem operasi buatan Microsoft ini. Salah satu fitur baru yang dihadirkan yang belum ada pada windows versi sebelumnya adalah kemampuan membuat file image backup tanpa harus menggunakan utilitas dari pihak ketiga seperti symantec ghost atau true image.

Waktu terbaik untuk membuat image file adalah saat anda baru saja melakukan install windows dan beberapa aplikasi standar seperti office, winamp dan beberapa aplikasi standar lain. Image file yang anda buat adalah backup dari semua system, file aplikasi maupun data yang ada di sebuah drive hardisk secara keseluruhan. Sederhananya, image file adalah sebuah mirror dari data anda di hardisk.

Sekarang, kita lanjutkan dengan membuat system image file di Windows 7

Klik Start, pilih Getting Started dan klik Back up your files.











Klik Create a system image pada jendela yang keluar.










 Tentukan dimana anda ingin menyimpan image file. Anda bisa memilih hardisk drive, mem-burning-nya ke sebuah kepingan DVD atau menyimpannya di drive yang di share jaringan (bila ada).















 Pada layar, akan keluar konfirmasi yang menandakan berapa besar image file yang akan dibuat oleh system. Klik tombol Start Backup untuk memulai membuat system image.














Setelah itu, anda akan mendapatkan system sedang membuat sebuah image file dari hardisk anda.














Setelah proses selesai, anda diberi pilihan apakah ingin membuat sebuah CD repair disk atau tidak. CD ini berguna sebagai tool penunjang saat system anda error dan ingin melakukan restore menggunakan image file yang anda buat. Pilih Yes untuk membuat CD repair disk.














Masukkan sebuah CD kosong dan klik Create disc untuk membuat CD repair disk.
















Klik Create disc untuk memulai membuat CD repair disk. Tunggu beberapa saat sampai proses selesai.
















Sekarang, anda punya file system image backup dan sebuah CD repair disk yang dapat digunakan saat komputer anda mengalami trouble. Proses pembuatan system image akan membuat sebuah folder baru bernama “WindowsImageBackup” di mana anda memilih lokasi penyimpanan file system image.















Gunakanlah CD repair disk beserta image file yang telah anda buat pada saat windows 7 pada komputer atau notebook anda mengalami trouble. Selamat mencoba!

Read more: http://blog.fastncheap.com/membuat-system-image-di-windows-7/#ixzz1MxJ0V05a

Monday, May 2, 2011

Format Label Undangan

Label Tom & Jerry No. 103


Bagi temen-temen yg butuh format label tom n jerry no 103 buat undangan, bisa buat sendiri pake MS Word, langkah-langkahnya ada di bawah ini, Cara bikinnya ngintip dr multiply tetangga.

Sekarang perhatikan baik2:

1. Buka itu program MS Word.

2. Klik menu bar di: File>New

3. Klik Tools>Letters and Mailings>Envelopes and Labels

4.Beri tanda di "Radio Button" yang judulnya "Full page of the same label"

5. Klik "Option"

6. Abis itu akan muncul dialog box alias kotak dialog yang judulnya "Label options",


7. Pilih di "Label Products" pilihan yang namanya "Other/Custom"

8. Lalu pilih "AE (3x5) - Address" di kolom Product Number

9. Terus turun ke bawah lagi, lihat sebuah tombol yang bernama "New Label", klik tombol itu.

10. Akan muncul lagi kotak dialog seperti ini:

11. Nah kasih nama labelnya terserah kalian, di tutorial ini kasih nama aja "Label" di kolom Label Name

12. Sekarang kita ambil contoh label yang akan kita gunakan adalah label Tom & Jerry nomer 103. Sekarang ambil selembar label dan sebuah mistar/penggaris. Ukurlah Side margin, horisontal pitch dan lain-lain sehingga hasilnya sama seperti gambar di bawah ini.

13. Setelah itu klik OK

14. Lalu Klik "OK" lagi di dialog box Label Options.

15. Kemudian di dialog box Envelop and Labels (seperti di nomer 4) klik "New Documents"

16. Hasilnya akan seperti ini:

17. Itu belum selesai, karena ukuran kertasnya belum sesuai dengan ukuran kertas kuningnya Tom & Jerry. Karena itu kita samakan ukurannya dengan, Klik menu File>Page setup. Kemudian ukur lagi dengan mistar ukuran lebar dan tinggi kertas kuningnya. Ukurannya adalah lebar 20,5cm, tinggi 16,5cm. Masukkan data tersebut ke ukuran kertasnya. Perhatikan baik2 ya, paper sizenya adalah "Custom" setelah itu baru masukkan angkanya. Setelah itu Klik OK

18. Hasilnya, kita akan mempunyai ukuran yang pas dengan label Tom & Jerry no. 103. Tapi jangan lupa untuk menyimpan format ini ke dalam bentuk MS Word Template. Klik File>Save As>Document Template. Simpan.

19. Selesai deh pekerjaan kita.

Lain kali saat kita membutuhkannya kita tinggal membuat dokumen baru dengan Template Label yang sudah kita buat. Mencari templatenya ada di gambar berikut ini. Pasti tau dong? Saya tinggalkan PR sebagai teka-teki buat kalian ya... ;-)

Nah, sudah berhasil dengan nomor 103, ingin membuat dengan seri lain? Ulangi saja langkah tadi, dan di langkah nomor 11 silahkan ukur sesuai dengan seri kertas Tom & Jerry yang kamu pakai. Di langkah terakhir, save sebagai Document Template dengan nama yang berbeda, misalnya Label103, Label121 dan sebagainya. Oh iya, file Documen Template MS Word, memiliki file extension *.dot.

Oh iya, kelupaan. Kalo udah berhasil bikin template, kamu bisa copy file template itu ke flashdisk atau ke CDROM atau kamu upload ke website pribadi kamu buat backup yang bisa dibawa atau diakses dimana2. Jadi kamu nggak perlu lagi mengulangi langkah2 ini setiap saat. Cukup buka file template itu aja

Tuesday, April 19, 2011

Sekarang lagi Hits2nya Lagu india neh sapa yang mo download silahkan Klick...!!
  • kalhonahoo

  • tujhe_dekha

  • Dil_to_Pagel_Hai
  • Sunday, April 17, 2011

    Makalah Sistem Operasi


    Kata Pengantar

    Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas tuntunan dan kasih-Nya kami mampu menyelesaikan makalah dengan judul Proses dan penjadwalan Proses.

    Makalah ini ditulis dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan untuk dapat mempelajari, memahami dan mencoba materi proses dan penjadwalan proses secara mudah dan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, makalah ini ditujukan juga untuk memenuhi tugas semester tiga dalam pelajaran Sistem Operasi.

    Dalam makalah ini juga kami berusaha memberikan materi secara lengkap, sederhana dan mudah untuk diaplikasikan.
    Makalah ini tidak akan ada tanpa bantuan dari rekan-rekan yang membantu kami baik dalam materi maupun moral. Bersama ini kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama ini kepada Kami.

    Ada pepatah bahwa tidak ada gading yang tidak retak maka makalah ini pun tidak lepas dari kekurangan baik dari segi teknis maupun segi materi sehingga jika ada saran dan kritik yang membangun anda dapat memberitahukannya kepada kami.

    Akhir kata kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para pembaca yang telah menyempatkan waktu untuk membacanya dan selamat mencoba.



    Jakarta, April 2011


    Team 5




    PENDAHULUAN


    A. Latar Belakang
    Peningkatan kualitas pembelajaran di tanah air merupakan tanggung jawab semua elemen bangsa Indonesia, peningkatan kualitas ini penting karena dengan adanya kualitas akan meningkatkan daya saing bangsa kita. Sebagai bangsa yang besar, diperlukan usaha-usaha yang besar pula guna mereformasi semua lini pembangunan bangsa, terutama pendidikan. Pendidikan merupakan jalur penting setiap anak di Indonesia yang tentu saja mereka akan menjadi penerus bangsa ini.
    Beranjak dari hal di atas, kami mendapatkan tugas dalam membuat makalah tentang pembahasan materi “Penjadwalan Proses” secara berkelompok, dan tentu saja akan kami kerjakan dengan penuh tanggng jawab.

    B. Tujuan
    a. Tujuan Umum
    Makalah ini dibuat sebagai bahan tambahan dan referensi dalam pembelajaran mata kuliah Sistem Operasi sub bab Penjadwalan Proses.

    b. Tujuan Khusus
    Pembuatan makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Operasi dalam penilaian Ujian Akhir Semester.

    C. Metode Pengumpulan Data
    Dalam penyusuan makalah ini, kami menggunakan metode pengumpulan materi yang bersumber dari buku referensi dan pencarian diwebsite yang menyediakan pokok bahasan Penjadwalan Proses.

    Pertemuan 5
    PENJADWALAN PROSES

    A. Konsep Dasar
    Pada sistem multiprogramming, selalu akan terjadi beberapa proses berjalan dalam suatu waktu. Sedangkan pada uniprogramming hal ini tidak akan terjadi, karena hanya ada satu proses yang berjalan pada saat tertentu. Sistem multiprogramming diperlukan untuk memaksimalkan utilitas CPU.

    Pada saat proses dijalankan terjadi siklus eksekusi CPU dan menunggu I/O yang disebut dengan siklus CPU-I/O burst. Eksekusi proses dimulai dengan CPU burst dan dilanjutkan dengan I/O burst, diikuti CPU burst lain, kemudian I/O burst lain dan seterusnya seperti pada Gambar 4-1.

    Pada saat suatu proses dieksekusi, terdapat banyak CPU burst yang pendek dan terdapat sedikit CPU burst yang panjang. Program yang I/O bound biasanya sangat pendek CPU burst nya, sedangkan program yang CPU bound kemungkinan CPU burst nya sangan lama. Hal ini dapat digambarkan dengan grafik yang eksponensial atau hiper eksponensial seperti pada Gambar 4-2. Oleh karena itu sangat penting pemilihan algoritma penjadwalan CPU.




    1. CPU Scheduler
    Pada saat CPU menganggur, maka sistem operasi harus menyeleksi proses-proses yang ada di memori utama (ready queue) untuk dieksekusi dan mengalokasikan CPU untuk salah satu dari proses tersebut. Seleksi semacam ini disebut dengan short-term scheduler (CPU scheduler). Keputusan untuk menjadwalkan CPU mengikuti empa keadaan dibawah ini :
    a) Apabila proses berpindah dari keadaan running ke waiting;
    b) Apabila proses berpindah dari keadaan running ke ready;
    c) Apabila proses berpindah dari keadaan waiting ke ready;
    d) Apabila proses berhenti.

    Apabila model penjadwalan yang dipilih menggunakan keadaan 1 dan 4, maka penjadwakan semacam ini disebut non-peemptive. Sebaliknya, apabila yang digunakan adalah keadaan 2 dan 3, maka disebut dengan preemptive.
    Pada non-preemptive, jika suatu proses sedang menggunakan CPU, maka proses tersebut akan tetap membawa CPU sampai proses tersebut melepaskannya (berhenti atau dalam keadaan waiting). Preemptive scheduling memiliki kelemahan, yaitu biaya yang dibutuhkan sangat tinggi. Antara lain, harus selalu dilakukan perbaikan data. hal ini terjadi jika suatu proses ditinggalkan dan akan segera dikerjakan proses yang lain.


    2. Dispatcher
    Dispatcher adalah suatu modul yang akan memberikan kontrol pada CPU terhadap penyeleksian proses yang dilakukan selama short-term scheduling. Fungsi¬fungsi yang terkandung di dalam-nya meliputi :
    a) Switching context;
    b) Switching ke user-mode;
    c) Melompat ke lokasi tertentu pada user program untuk memulai program.
    Waktu yang diperlukan oleh dispatcher untuk menghentikan suatu proses dan memulai untuk menjalankan proses yang lainnya disebut dispatch latency.

    B. Pengertian ,Kriteria dan Sasaran Proses

    Jadwal adalah kumpulan atau urutan yang telah dissussun dengan beberapa ketentuan.
    Proses sendiri merupakan unit kerja terkeil yang secara individu meemiliki sumberdaya atau unit pemilikan sumberdaya.

    Penjadwalan proses merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di system operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan system perasi.
    Adapun penjadwalan bertugas memutuskan :
    a. Proses harus berjalan
    b. Kapan dan berapa lama prose situ berjalan

    Kriteria untuk mengukur dan optimasi kinerja penjadwalan :
    a. Adil ( Fairness )
    Adalah proses –proses yang diperlakukan sama, yaitu mendapat jatah waktu pemproses yang sama dan tak ada proses yang tak kebagian layanan pemproses sehingga mengalami kekurangan waktu.
    b. Efisiensi (Eficiency)
    Efisiensi atau utilisasi pemproses dihitung dengan perbandingan ( rasio ) waktu sibuk pemproses.
    c. Waktu tanggap ( Respone Time )
    Waktu tanggap berbeda untuk :
    • Sistem Interaktif
    Didefinisikan sebagai waktu yang dihabiskan dari saat karakter terakhir perintah dimasukan atau transaksi sampai hasil pertama muncul dilayar. Waktu tanggap ini disebut Terminal Repone Time.
    • System Waktu Nyata
    Didefinisikan sebagai waktu dari saat kejadian ( internal atau eksternal ) sampai instruksi pertama layanan yang dimaksud dieksekusi, disebut Event Respone Time.
    d. Turn Around Time
    Adalah waktu yang dihabiskan dari saat program atau job mulai masuk ke system sampai proses diselesaikan system. Waktu yang dimaksud adalah waktu yang dihabiskan didalam system, diekspresikan sebagai peenjumlah waktu ekskusi ( waktu pelayanan job ) dan waktu menunggu.
    Jadi, turn around time = waktu eksekusi + waktu menunggu
    e. Troughput
    Adalah jumlah kerja yang dapat diselesaikan dalam satu unit waktu. Cara untuk mengeksresikan troughput adalah dengan jumlah job pemakai yang dapat dieksekusi dalam satu unit / interval waktu.
    Kriteria - kriteria tersebut saling bergantung dan dapat pula saling bertentangan sehingga tidak dimungkinkan optimasi ssemua kriteria secara simultan.
    Contoh :
    Untuk memberi waktu tanggap kecil memerlukan penjadwalan yang sering beralih ke antara proses – proses itu. Cara ini meningkatkan overhead sitem dan mengurangi troughput.

    Oleh karena itu dalam menentukan kebijaksanaan perancangan penjadwalan sebaiknya melibatkan kompromi diantara kebutuhan – kebutuhan yang saling bertentangan. Kompromi ini bergantung sifat da penggunaan system computer.

    Sasaran penjadwalan berdasarkan kriteria – kriteria optimasi tersebut :
    a. Menjamin tiap proses mendapatkan pelayanan dari pemproses yang adil dan Meyakinkan bahwa tiap-tiap proses akan mendapatkan pembagian waktu penggunaan CPU secara terbuka (fair)..
    b. Menjaga agar pemprosess tetap dalam keadaan sibuk (CPU utilization) sehingga opttimasi mencapai maksimum. Pengertian sibuk adalah pemproses tidak menganggur, termasuk waktu yang dihabiskan untuk mengeksekusi program pemakai dan sistem opeeasi. Utilitas CPU dinyatakan dalam bentuk prosen yaitu 0-100%. Namun dalam kenyataannya hanya berkisar antara 40-90%.
    c. Meminimalkan waktu Tanggap.
    d. Meminimalkan Turn Around Time. Banyaknya waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi proses, dari mulai menunggu untuk meminta tempat di memori utama, menunggu di ready queue, eksekusi oleh CPU, dan mengerjakan I/O.
    e. Memaksimalkan jumlah job yang di diproses persatu interval waktu. Lebih besar angka troughput, lebih banyak kerja yang dilakukan system.


    C. Tipe Penjadwalan

    Terdapat 3 tipe penjadwal berada secara bersama-sama pada sistem operasi yang kompleks, yaitu:

    1. Penjadwalan Jangka Pendek ( Short Term Scheduler )
    Bertugas menjadwalkan alokasi pemroses di antara proses-proses ready di memori utama. Penjadwalan dijalankan setiap terjadi pengalihan proses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan.

    2. Penjadwalan Jangka Menengah ( Medium Term Scheduler )
    Setelah eksekusi selama suatu waktu, proses mungkin menunda sebuah eksekusi karena membuat permintaan layanan masukan/keluaran atau memanggil suatu system call. Proses-proses tertunda tidak dapat membuat suatu kemajuan menuju selesai sampai kondisi-kondisi yang menyebabkan tertunda dihilangkan. Agar ruang memori dapat bermanfaat, maka proses dipindah dari memori utama ke memori sekunder agar tersedia ruang untuk proses-proses lain. Kapasitas memori utama terbatas untuk sejumlah proses aktif. Aktivitas pemindahan proses yang tertunda dari memori utama ke memori sekunder disebut swapping. Proses-proses mempunyai kepentingan kecil saat itu sebagai proses yang tertunda. Tetapi, begitu kondisi yang membuatnya tertunda hilang dan proses dimasukkan kembali ke memori utama dan ready.

    3. Penjadwal Jangka Panjang ( Long Term Scheduler )
    Penjadwal ini bekerja terhadap antrian batch dan memilih batch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch biasanya adalah proses-proses dengan penggunaan sumber daya yang intensif (yaitu waktu pemroses, memori, perangkat masukan/keluaran), program-program ini berprioritas rendah, digunakan sebagai pengisi (agar pemroses sibuk) selama periode aktivitas job-job interaktif rendah.








    Sasaran penjadwalan berdasarkan tipe-tipe penjadwalan :
    a. Memaksimumkan kinerja untuk memenuhi satu kumpulan kriteria yang diharapkan.
    b. Mengendalikan transisi dari suspended to ready (keadaan suspend ke ready) dari proses-proses swapping.
    c. Memberi keseimbangan job-job campuran.


    Gambar 5.1 : Tipe – tipe penjadwalan



    D. Strategi Penjadwalan

    Terdapat dua strategi penjadwalan, yaitu :
    1. Penjadwalan nonpreemptive (run to completion)
    Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, maka pemroses tidak dapat diambil alih oleh proses lain sampai proses itu selesai.

    2. Penjadwalan preemptive
    Proses diberi jatah waktu oleh pemroses, maka pemroses dapat diambil alih proses lain, sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkan menunggu jatah waktu pemroses tiba kembali pada proses itu. Berguna pada sistem dimana proses-proses yang mendapat perhatian/tanggapan pemroses secara cepat. Misalnya :
    a. Pada sistem realtime, kehilangan interupsi (tidak layani segera) dapat berakibat fatal
    b. Pada sistem interaktif, agar dapat menjamin waktu tanggap yang memadai. Penjadwalan secara preemptive baik tetapi harus dibayar mahal. Peralihan proses memerlukan overhead (banyak tabel yang dikelola). Supaya efektif, banyak proses harus berada di memori utama sehingga proses-proses tersebut dapat segera running begitu diperlukan. Menyimpan banyak proses tak running benar-benar di memori utama merupakan suatu overhead tersendiri

    Gambar 5.2 : Tipe-tipe penjadwalan dikaitkan dengan diagram state


    E. Algoritma – Algoritma Penjadwalan

    Berikut jenis-jenis algoritma berdasarkan penjadwalan :
    1. Nonpreemptive, adalah proses yang tidak dapat diambil alih oleh proses lain sampai prose situ selesai.
    Algoritma ini menggunakan konsep :
     FIFO ( First In First Out) atau FCFS (First Come First Serve )
     SJF ( Shortest Job First )
     HRN ( Highest Ratio Next )
     MFQ ( Multiple Feedback Queues )

    2. Preemptive, adalah proses yang dapat diambil alih oleh proses lain sehingga proses disela sebelum selesai dan harus dilanjutkan menunggu pemproses tiba kembali pada prose situ.
    Algoritma ini menggunakan konsep :
     RR ( Round Robin )
     SRF ( Shortest Remaining First )
     PS ( Priori ty Schedulling )
     GS ( Guaranteed Schedulling )

    Klasifikasi lain selain berdasarkan dapat / tidaknya suatu proses diambil secara paksa adalah klasifikasi berdasarkan adanya prioritas di proses-proses, yaitu :
    1. Algoritma penjadwalan tanpa berprioritas
    2. Algoritma penjadwalan berprioritas, terdiri dari :
     Berprioritas static
     Berprioritas dinamis

    1. Algoritma Nonpreemtive

    1.1. First In First Out ( FIFO )
    Merupakan penjadwalan tidak berprioritas.
    FIFO adalah penjadwalan paling sederhana, yaitu :
     Proses-proses diberi jatah waktu pemroses berdasarkan waktu kedatangan.
     Pada saat proses mendapat jatah waktu pemroses, proses dijalankan sampai selesai.

    Penilian penjadwalan ini berdasarkan kriteria optimasi :
    Adil Adil dalam arti resmi (proses yang datang duluan akan dilayani lebih dulu), tapi dinyatakan tidak adil karena job-job yang perlu waktu lama membuat job-job pendek menunggu. Job-job yang tidak penting dapat membuat job-job penting menunggu lama
    Efisiensi Sangat efisien
    Wakt tanggap Sangat jelek, tidak cocok untuk sistem interaktif apalagi untuk sistem waktu nyata
    Turn around time Jelek
    Throughtput Jelek. FIFO jarang digunakan secara mandiri, tetapi dikombinasikan dengan skema lain, misalnya : Keputusan berdasarkan prioritas proses. Untuk proses-pross berprioritas sama diputuskan berdasarkan FIFO

    Penjadwalan ini :
     Baik untuk sistem batch yang sangat jarang berinteraksi dengan pemakai. Contoh : aplikasi analisis numerik, maupun pembuatan table
     Sangat tidak baik (tidak berguna) untuk sistem interaktif, karena tidak memberi waktu tanggap yang baik
     Tidak dapat digunakan untuk sistem waktu nyata ( real-time applications )





    1.2. Shortest Job First ( SJF )

    Penjadwalan ini mengasumsikan waktu jalan proses sampai selesai diketahui sebelumnya. Mekanismenya adalah menjadwalkan proses dengan waktu jalan terpendek lebih dulu sampai selesai, sehingga memberikan efisiensi yang tinggi dan turn around time rendah dan penjadwalannya tak berprioritas.

    Contoh : Terdapat empat proses (job) yaitu A,B,C,D dengan waktu jalannya masing-masing adalah 8,4,4 dan 4 menit. Apabila proses-proses tersebut dijalankan, maka turn around time untuk A adalah 8 menit, untuk B adalah 12, untuk C adalah 16 dan untuk D adalah 20. Untuk menghitung rata-rata turn around time seluruh proses adalah dengan menggunakan rumus :



    Dengan menggunakan rumus, maka dapat dihitung turn around time-nya sebagai berikut ( belum memperhatikan shortest job first, lihat gambar (a) )

    = ( 4a + 3b + 2c + 1d ) / 4
    = ( 4x8 + 3x4 + 2x4 + 1x4 ) / 4
    = ( 32 + 12 + 8 + 4 ) / 4
    = 56 / 4
    = 14 menit

    Apabila keempat proses tersebut menggunakan penjadwalan shortest job fisrt ( lihat gambar (b) ), maka turn around time untuk B adalah 4, untuk C adalah 8, untuk D adalah 12 dan untuk A adalah 20, sehingga rata-rata turn around timenya adalah sebagai berikut

    = ( 4a + 3b + 2c + 1d ) / 4
    = ( 4x4 + 3x4 + 2x4 + 1x8 ) / 4
    = ( 16 + 12 + 8 + 8 ) / 4
    = 44 / 4
    = 11 menit



    Jelas bahwa a memberikan nilai kontribusi yang besar, kemudian b, c dan d. Karena SJF selalu memperhatikan rata-rata waktu respon terkecil, maka sangat baik untuk proses interaktif. Umumnya proses interaktif memiliki pola, yaitu menunggu perintah, menjalankan perintah, menunggu perintah dan menjalankan perintah, begitu seterusnya.

    Masalah yang muncul adalah :
    1) Tidak mengetahui ukuran job saat job masuk. Untuk mengetahui ukuran job adalah dengan membuat estimasi berdasarkan kelakukan sebelumnya
    2) Proses yang tidak datang bersamaan, sehingga penetapannya harus dinamis. Penjadwalan ini jarang digunakan, karena merupakan kajian teoritis untuk pembandingan turn around time


    1.3. Highest Ratio Next (HRN)

    Merupakan :
     Penjadwalan berprioritas dinamis
     Penjadwalan untuk mengoreksi kelemahan SJF
     Adalah strategi penjadwalan dengan prioritas proses tidak hanya merupakan fungsi waktu layanan tetapi juga jumlah waktu tunggu proses. Begitu proses mendapat jatah pemroses, proses berjalan sampai selesai


    Prioritas dinamis HRN dihitung berdasarkan rumus : Prioritas = (waktu tunggu + waktu layanan ) / waktu layanan Karena waktu layanan muncul sebagai pembagi, maka job lebih pendek berprioritas lebih baik, karena waktu tunggu sebagai pembilang maka proses yang telah menunggu lebih lama juga mempunyai kesempatan lebih bagus. Disebut HRN, karena waktu tunggu ditambah waktu layanan adalah waktu tanggap, yang berarti waktu tanggap tertinggi yang harus dilayani.


    1.4. Multiple Feedback Queues (MFQ)


    Merupakan penjadwalan berprioritas dinamis Penjadwalan ini untuk mencegah (mengurangi) banyaknya swapping dengan proses-proses yang sangat banyak menggunakan pemroses (karena menyelesaikan tugasnya memakan waktu lama) diberi jatah waktu (jumlah kwanta) lebih banyak dalam satu waktu. Penjadwalan ini juga menghendaki kelas-kelas prioritas bagi proses-proses yang ada. Kelas tertinggi berjalan selama satu kwanta, kelas berikutnya berjalan selama dua kwanta, kelas berikutnya berjalan empat kwanta, dan seterusnya

    Ketentuan yang berlaku adalah sebagai berikut :
     Jalankan proses pada kelas tertinggi
     Jika proses menggunakan seluruh kwanta yang dialokasikan, maka diturunkan kelas prioritasnya
     Proses yang masuk untuk pertama kali ke sistem langsung diberi kelas tertinggi
    Mekanisme ini mencegah proses yang perlu berjalan lama swapping berkali-kali dan mencegah proses-proses interaktif yang singkat harus menunggu lama.
    2. Algoritma Preemtive

    2.1. Round Robin (RR)
    Merupakan :
     Penjadwalan yang paling tua, sederhana, adil,banyak digunakan algoritmanya dan mudah diimplementasikan.
     Penjadwalan ini bukan dipreempt oleh proses lain tetapi oleh penjadwal
     berdasarkan lama waktu berjalannya proses (preempt by time).
     Penjadwalan tanpa prioritas.
     Berasumsi bahwa semua proses memiliki kepentingan yang sama, sehingga tidak ada prioritas tertentu
    Semua proses dianggap penting sehingga diberi sejumlah waktu oleh pemroses yang disebut kwanta (quantum) atau time slice dimana proses itu berjalan. Jika proses masih running sampai akhir quantum, maka CPU akan mempreempt proses itu dan memberikannya ke proses lain.
    Penjadwal membutuhkannya dengan memelihara daftar proses dari runnable. Ketika quantum habis untuk satu proses tertentu, maka proses tersebut akan diletakkan diakhir daftar (list), seperti nampak dalam gambar berikut ini :

    Daftar proses runable Daftar proses runable sesudah proses B habis quantumnya

    Algoritma yang digunakan :
    1) Jika kwanta habis dan proses belum selesai, maka proses menjadi runnable dan pemroses dialihkan ke proses lain.
    2) Jika kwanta belum habis dan proses menunggu suatu kejadian (selesainya operasi I/O), maka proses menjadi blocked dan pemroses dialihkan ke proses lain.
    3) Jika kwanta belum habis tetapi proses telah selesai, maka proses diakhiri dan pemroses dialihkan ke proses lain.
    Diimplementasikan dengan :
    1) Mengelola senarai proses ready (runnable) sesuai urutan kedatangan.
    2) Ambil proses yang berada di ujung depan antrian menjadi running.
    3) Bila kwanta belum habis dan proses selesai, maka ambil proses di ujung depan antrian proses ready.
    4) Jika kwanta habis dan proses belum selesai, maka tempatkan proses running ke ekor antrian proses ready dan ambil proses di ujung depan antrian proses ready.

    Masalah yang timbul adalah menentukan besar kwanta, yaitu :
     Kwanta terlalu besar menyebabkan waktu tanggap besar dan turn arround time rendah
     Kwanta terlalu kecil menyebabkan peralihan proses terlalu banyak sehingga menurunkan efisiensi proses

    Switching dari satu proses ke proses lain membutuhkan kepastian waktu yang digunakan untuk administrasi, menyimpan, memanggil nilai-nilai register, pemetaan memori, memperbaiki tabel proses dan senarai dan sebagainya. Mungkin proses switch ini atau konteks switch membutuhkan waktu 5 msec disamping waktu pemroses yang dibutuhkan untuk menjalankan proses tertentu. Dengan permasalahan tersebut tentunya harus ditetapkan kwanta waktu yang optimal berdasarkan kebutuhan sistem dari hasil percobaan atau data historis. Besar kwanta waktu beragam bergantung beban sistem. Apabila nilai quantum terlalu singkat akan menyebabkan terlalu banyak switch antar proses dan efisiensi CPU akan buruk, sebaliknya bila nilai quantum terlalu lama akan menyebabkan respon CPU akan lambat sehingga proses yang singkat akan menunggu lama. Sebuah quantum sebesar 100 msec merupakan nilai yang dapat diterima.
    Penilaian penjadwalan berdasarkan kriteria optimasi :
    Adil Adil bila dipaandang dari persamaan pelayanan oleh pemproses
    Efisiensi Cenderung efisien pada system interaktif
    Waktu tanggap Memuaskan untuk system interaktif, tidak memadai untuk system real time
    Turn around time Cukup baik
    Throughtput Cukup baik
    Kesimpulan penjadwalan ini :
     Baik untuk sistem interactive-time sharing dimana kebanyakan waktu dipergunakan menunggu kejadian eksternal. Contoh : text editor, kebanyakan waktu program adalah untuk menunggu keyboard, sehingga dapat dijalankan proses-proses lain
     Tidak cocok untuk sistem waktu nyata apalagi hard-real-time applications


    2.2. Shortest Remaining First ( SRF )

    Merupakan :
     Penjadwalan berprioritas dinamis
     Adalah preemptive untuk timesharing
     Melengkapi SJF
    - Pada SRF, proses dengan sisa waktu jalan diestimasi terendah dijalankan, termasuk proses – proses yang baru tiba.
    - Pada SJR, proses yang sedang berjalan ( running ) dapat diambil alih proses baru dengan sisa waktu jalan yang diestimasi lebih rendah.

    Kelemahan :
     Mempunyai overhead lebih besar dibanding SJF. SRF perlu penyimpanan waktu layanan yang telah dihabiskan job dan kadang-kadang harus menangani peralihan.
     Tibanya proses-proses kecil akan segera dijalankan.
     Job-job lebih lama berarti dengan lama dan variasi waktu tunggu lebih lama dibanding pada SJF.

    SRF perlu menyimpan waktu layanan yang telah dihabiskan , menambah overhead. Secara teoritis, SRF memberi waktu tunggu minimum tetapi karena overhead peralihan, maka pada situasi tertentu SFJ bisa memberi kinerja lebih baik dibanding SRF.






    2.3. Priority Schedulling ( PS )

    Adalah tiap proses diberi prioritas dan proses yang berprioritas tertinggi mendapat jatah waktu lebih dulu (running). Berasumsi bahwa masing-masing proses memiliki prioritas tertentu, sehingga akan dilaksanakan berdasar prioritas yang dimilikinya. Ilustrasi yang dapat memperjelas prioritas tersebut adalah dalam komputer militer, dimana proses dari jendral berprioritas 100, proses dari kolonel 90, mayor berprioritas 80, kapten berprioritas 70, letnan berprioritas 60 dan seterusnya. Dalam UNIX perintah untuk mengubah prioritas menggunakan perintah nice.
    Pemberian prioritas diberikan secara :
    a. Statis ( static priorities )
    berarti prioritas tidak berubah.
    Keunggulan : mudah diimplementasikan dan mempunyaioverhead yang relative kecil.
    Kelemahan : tidak tanggap terhadap perubahn lingkungan yang mungkin menghendaki.

    b. Dinamis ( dynamic priorities )
    Merupakan mekanisme untuk menanggapi perubahan lingkungan sistem beroperasi. Prioritas awal yang diberikan ke proses mungkin hanya berumur pendek setelah disesuaikan ke nilai yang lebih tepat sesuai lingkungan.
    Kelemahan : Implementasi mekanisme prioritas dinamis lebih kompleks dan mempunyai overhead lebih besar. Overhead in diimbangi dengan peningkatan daya tanggap system

    Contoh penjadwalan berprioritas :
    Proses-proses yang sangat banyak operasi masukan / keluaran menghabiskan kebanyakan waktu menunggu selesainya operasinya masukan / keluaran. Proses-proses ini diberi prioritas sangat tinggi sehingga begitu proses memerlukan pemroses segera diberikan, proses akan segera memulai permintaan masukan/keluaran berikutnya sehingga menyebabkan proses blocked menunggu selesainya operasi masukan/keluaran. Dengan demikian pemroses dapat dipergunakan proses-proses lain. Proses-proses I/O berjalan paralel bersama proses-proses lain yang benar-benar memerlukan pemroses, sementara proses-proses I/O itu menunggu selesainya operasi DMA.
    Proses-proses yang sangat banyak operasi I/O-nya, kalau harus menunggu lama untuk memakai pemroses (karena prioritas rendah) hanya akan membebani memori, karena harus disimpan tanpa perlu proses-proses itu dimemori karena tidak selesai-selesai menunggu operasi masukan dan menunggu jatah pemroses.

    Dalam algoritma berprioritas dinamis dituntun oleh keputusan untuk memenuhi kebijaksanaan tertentu yang menjadi tujuan. Layanan yang bagus adalah menset prioritas dengan nilai 1/f, dimana f adalah ration kwanta terakhir yang digunakan proses. Contoh : • Proses yang menggunakan 2 msec kwanta 100 ms, maka prioritasnya50. • Proses yang berjalan selama 50 ms sebelum blocked berprioritas 2. • Proses yang menggunakan seluruh kwanta berprioritas 1.

    Kebijaksanaan yang diterapkan adalah jaminan proses-proses mendapat layanan adil dari pemroses dalam arti jumlah waktu pemroses yang sama. Keunggulannya penjadwalan berpriorita adalah memenuhi kebijaksanaan yang ingin mencapai maksimasi suatu kriteria diterapkan. Algoritma ini dapat dikombinasikan, yaitu dengan mengelompokkan proses-proses menjadi kelas-kelas prioritas. Penjadwalan berprioritas diterapkan antar kelas-kelas proses itu.

    Algoritma penjadwal akan menjalankan : proses runnable untuk prioritas 4 lebih dulu secara round robin, apabila kelas 4 semua sudah diproses, selanjutnya akan menjalankan proses runnable untuk prioritas 3 secara round robin, apabila kelas 3 semua sudah diproses (habis), selanjutnya akan menjalankan proses runnable untuk prioritas 2 secara round robin, dan seterusnya, seperti dalam gambar berikut :










    Gambar 4.4 : Skedul algoritma denga empat klas prioritas
    2.4. Guaranteed Scheduloing (GS)

    Penjadwalan ini memberikan janji yang realistis (memberi daya pemroses yang sama) untuk membuat dan menyesuaikan performance adalah jika ada N pemakai, sehingga setiap proses (pemakai) akan mendapatkan 1/N dari daya pemroses CPU. Untuk mewujudkannya, sistem harus selalu menyimpan informasi tentang jumlah waktu CPU untuk semua proses sejak login dan juga berapa lama pemakai sedang login. Kemudian jumlah waktu CPU, yaitu waktu mulai login dibagi dengan n, sehingga lebih mudah menghitung rasio waktu CPU. Karena jumlah waktu pemroses tiap pemakai dapat diketahui, maka dapat dihitung rasio antara waktu pemroses yang sesungguhnya harus diperoleh, yaitu 1/N waktu pemroses seluruhnya dan waktu pemroses yang telah diperuntukkan proses itu.

    Rasio 0,5 berarti sebuah proses hanya punya 0,5 dari apa yang waktu CPU miliki dan rasio 2,0 berarti sebuah proses hanya punya 2,0 dari apa yang waktu CPU miliki. Algoritma akan menjalankan proses dengan rasio paling rendah hingga naik ketingkat lebih tinggi diatas pesaing terdekatnya. Ide sederhana ini dapat diimplementasikan ke sistem real-time dan memiliki penjadwalan berprioritas dinamis.

    F. Variasi penjadwalan Proses

    1. Variasi yang diterapkan pada sistem waktu nyata (real time)
    Karena sistem waktu nyata sering mempunyai deadline absolut, maka penjadwalan dapat berdasarkan deadline. Proses yang dijalankan adalah yang mempunyai deadline terdekat. Proses yang lebih dalam bahaya kehilangan deadline dijalankan lebih dahulu. Proses yang harus berakhir 10 detik lagi mendapat prioritas di atas proses yang harus berakhir 10 menit lagi. Penjadwalan in disebut Earliest Deadline First (EDF).

    2. Schedulling mechanism VS schedulling policy
    Ada perbedaan antara schedulling mechanism dengan schedulling policy. Skedul algoritma adalah dengan pemakaian nilai-nilai dalam parameter, dimana nilai-nilai parameter tersebut dapat diisi (set/change) oleh sebuah proses. Kernel menggunakan algoritma schedulling priority dengan menyediakan sebuah system call dimana sebuah proses dapat diset dan diubah prioritasnya.

    Kesimpulan / Rangkuman

    Penjadwalan proses adalah urutan kerja yang dilakukan oleh system operasi,ini sangat diperlukan untuk kelangsungan system operasi dalam menentukan proses yang akan dieksekusi.

    Sasaran dari Penjadwalan Proses adalah untuk :
    - Menjamin tiap proses mendapat pelayanan dari pemproses
    - Menjamin pemproses tetap dalam keadaan sibuk atau tidak mengganggur
    - Meminimalkan waktu tanggap
    - Meminimalkan turn around time
    - Memaksimalkan jumlah job yang diproses

    Penjadwalan proses dibagi menjadi 3 berdasarkan tipe penjadwalan, yaitu :
    a. Penjadwalan jangka pendek ( short term Scheduler )
    b. Penjadwalan jangka menengah ( medium term scheduler )
    c. Penjadwalan jangka panjang ( long term scheduler )

    Jenis- jenis penjadwalan berdasarkan Strategi Preemtive
    Nonpreemtive Preemtive
    1. FIFO (first in first out)
    2. SJF (shortest job first)
    3. HRN (hightest ratio next)
    4. MFQ (multiple feedback queues) 1. RR (round robin)
    2. SRF (shortest remaining first)
    3. PS (priority scheduling)
    4. GS (guaranteed scheduling)

    Jenis- jenis penjadwalan berdasarkan Prioritas
    Tanpa Prioritas Dengan Prioritas
    1. FIFO (first in first out)
    2. SJF (shortest job first)
    3. RR (round robin) 1. HRN (hightest ratio next)
    2. MFQ (multiple feedback queues)
    3. SRF (shortest remaining first)
    4. PS (priority scheduling)
    5. GS (guaranteed scheduling)

    Jenis- jenis penjadwalan berdasarkan Preemtive dan Prioritas
    Nonpreemtive Preemptive
    Tanpa Prioritas FIFO (first in first out)
    SJF (shortest job first) RR (round robin)

    Dengan Prioritas HRN (hightest ratio next)
    MFQ (multiple feedback queues) SRF (shortest remaining first)
    PS (priority scheduling)
    GS (guaranteed scheduling)



    PENUTUP

    MARAWIS

    Daftar Nilai SMP Negeri 1 Jakarta
    NO
    NAMA
    KELAS
    NILAI
    KETERANGAN
    1 A Edra Ilyas Pratama 7-5 A Sangat Baik
    2 Rezki Kurniato 7-6 A Sangat Baik
    3 Raihan Almuzammi Y 8-1 C Kurang
    4 M. Farkhan A 8-2 C Kurang
    5 Arvin Kresnauval 8-2 B Baik
    6 Muammar Thareq A.F 8-2 B Baik
    7 Rahul Muliana 8-2 A Sangat Baik
    8 Bilal Gaung M 8-3 A Sangat Baik
    9 Biaggi Prawira N 8-5 A Sangat Baik